BANJARMASIN — Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026 Kalimantan Selatan dijadwalkan berlangsung pada awal September 2026. Dalam ajang tersebut, cabang olahraga (cabor) panahan dan tolak peluru akan dipertandingkan dengan pusat kegiatan di Sekretariat National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Anugrah, mengatakan dua cabor tersebut akan menjadi bagian dari proses seleksi atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2028.
“Akan ada Peparda 2026 cabang panahan dan tolak peluru yang dipusatkan di Sekretariat NPCI Kalsel. Ini dalam rangka persiapan Peparnas. Dua cabor ini kita seleksi lebih dulu karena merupakan cabor unggulan NPCI Kalsel,” ujar Anugrah.
Ketua NPCI Kalsel, Sumansyah, menjelaskan pemilihan panahan dan tolak peluru sebagai cabor yang diseleksi lebih awal tidak lepas dari tantangan pembinaan atlet, terutama terkait klasifikasi atlet.
Menurut dia, jumlah atlet untuk dua cabor tersebut dalam program Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) 2026 masih sangat minim. Kondisi itu menjadi salah satu alasan dilakukannya seleksi secara terpusat di Sekretariat NPCI Kalsel.
“Dua cabang tersebut cukup sulit dalam pembinaan atlet, terutama terkait klasifikasi. Atlet dalam Pelatprov 2026 juga sangat minim,” kata Sumansyah.
Selain keterbatasan jumlah atlet, keterbatasan anggaran juga menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan. Pemusatan kegiatan di satu lokasi dinilai dapat mempermudah akses peserta sekaligus membuat proses seleksi lebih efisien.
Sumansyah menambahkan, seleksi tersebut tidak hanya bertujuan menyiapkan atlet untuk menghadapi Peparnas, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaring atlet-atlet muda potensial di dua cabor tersebut.
“Selain keterbatasan anggaran, pemusatan kegiatan di satu titik, yakni Sekretariat NPCI Kalsel, juga untuk memudahkan akses peserta. Kami sekaligus ingin menjaring atlet muda yang berpotensi di dua cabang olahraga tersebut,” ujarnya.
Hasil seleksi diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet para Kalsel sekaligus menjadi bagian dari pemantapan persiapan menghadapi program Pelatprov 2027. Dengan demikian, pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada agenda kompetisi terdekat, tetapi juga diarahkan untuk membangun regenerasi atlet secara berkelanjutan. (MGS)










Komentar