BANJARMASIN — Persaingan menuju tim catur Kalimantan Selatan untuk ajang Pra-PON semakin mengerucut. Sebanyak 18 pecatur dipastikan melanjutkan perjuangan setelah berhasil melewati seleksi Pra-PON tahap kedua yang berakhir pada Minggu.
Delapan belas atlet tersebut terdiri atas 10 pecatur putra dan delapan pecatur putri. Mereka dinyatakan lolos setelah menjalani rangkaian pertandingan selama tiga hari dengan persaingan yang berlangsung ketat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Harian Pengprov Percasi Kalsel, Muhammad Amin, menilai seluruh peserta telah menunjukkan kemampuan terbaik sepanjang seleksi. Menurutnya, ketatnya persaingan menjadi gambaran positif terhadap kualitas pecatur yang dimiliki Kalsel.
Selain kemampuan bermain, para atlet juga dinilai mampu menjaga sportivitas selama pertandingan. Percasi Kalsel berharap para pecatur yang lolos tidak terlena dengan hasil tersebut dan tetap meningkatkan kemampuan menjelang seleksi tahap akhir.
Tahap ketiga nantinya menjadi penentuan bagi para atlet yang akan diproyeksikan memperkuat Kalimantan Selatan pada ajang Pra-PON. Karena itu, latihan secara disiplin dan terarah menjadi perhatian penting sebelum memasuki persaingan terakhir.
Ketua Pengprov Percasi Kalsel, H. Jahrian, turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah mengikuti proses seleksi. Sebagai bentuk penghargaan, Percasi Kalsel memberikan uang pembinaan kepada atlet yang menempati peringkat pertama hingga kelima pada kategori putra dan putri.
Pemberian uang pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pecatur untuk terus mengembangkan kemampuan dan mencatatkan prestasi lebih tinggi.
Dengan rampungnya seleksi tahap kedua, fokus Percasi Kalsel kini beralih pada tahap ketiga. Dari 18 atlet yang tersisa, nantinya akan dipilih pecatur terbaik yang dipercaya membawa nama Kalimantan Selatan pada ajang Pra-PON. (MGS)










Komentar