BANJARBARU – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Sekdaprov Kalsel), M. Syarifuddin, mengunjungi kompleks latihan milik National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan, Kamis (9/7/2026) sore.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana latihan yang selama ini digunakan para atlet disabilitas binaan NPCI Kalsel.
Dalam kesempatan itu, Syarifuddin mengapresiasi kemandirian NPCI Kalsel yang mampu memiliki kompleks latihan sendiri sebagai pusat pembinaan atlet.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi bukti komitmen organisasi dalam membina atlet disabilitas hingga mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami mengapresiasi NPCI Kalsel yang secara mandiri telah memiliki kompleks latihan, lengkap dengan sarana olahraga dan mes atlet. Kami sangat bangga karena NPCI Kalsel telah mengharumkan nama Kalimantan Selatan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Ada beberapa harapan dan usulan dari NPCI yang nantinya akan kami tindak lanjuti,” ujar Syarifuddin.
Sementara itu, Ketua NPCI Kalimantan Selatan, Sumansyah, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Sekdaprov Kalsel yang dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap perkembangan olahraga disabilitas di daerah.
Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap NPCI terus meningkat, terutama dalam pengembangan infrastruktur dan pembinaan atlet agar prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Merupakan suatu kehormatan bagi NPCI Kalsel karena telah dikunjungi Sekdaprov Kalsel. Kami berharap perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada NPCI semakin meningkat dibandingkan sebelumnya. Infrastruktur yang kami miliki saat ini merupakan hasil iuran serta kontribusi atlet dan pelatih, sebagaimana telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta menjadi kesepakatan dalam Rakernas dan Rakerprov,” kata Sumansyah.
Saat ini, NPCI Kalimantan Selatan telah memiliki sejumlah fasilitas olahraga yang mendukung pembinaan atlet disabilitas, di antaranya lapangan atletik, lapangan menembak, aula serbaguna, tempat latihan judo, angkat berat, boccia, panahan, serta mes atau rumah singgah bagi atlet yang menjalani pemusatan latihan.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat pembinaan atlet disabilitas Kalimantan Selatan sehingga mampu melahirkan prestasi yang lebih baik pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.










Komentar