BANJARMASIN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet tenis asal Kalimantan Selatan. Muhammad Alfaradu Sumirat, petenis muda asal Kabupaten Tanah Laut, sukses menjuarai ITF J30 World Tennis Tour Jakarta Seri III usai tampil impresif sepanjang kejuaraan yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 14–19 Juli 2026.
Turnamen tenis junior internasional tersebut diikuti peserta dari 16 negara. Di tengah persaingan yang ketat, Alfaradu mampu menunjukkan permainan yang stabil hingga akhirnya memastikan gelar juara nomor tunggal. Capaian itu menjadi gelar internasional pertamanya pada nomor tunggal di ajang ITF World Tennis Tour.
Petenis asal Desa Sungai Jelai, Kabupaten Tanah Laut, tersebut memastikan gelar juara setelah menundukkan wakil China, Can Lawani, pada laga final. Alfaradu menang dua set langsung dengan skor 6-4 dan 6-2 untuk mengukuhkan diri sebagai kampiun.
Tak hanya berlaga di sektor tunggal, Alfaradu juga turun pada nomor ganda bersama Rafael Enrico Pribadi dari Next Gen Tennis Academy yang dibina pelatih Stefan Kadir. Sebelumnya, pasangan tersebut telah mengoleksi sejumlah prestasi di nomor ganda pada berbagai seri ITF.
Orang tua Alfaradu, Rina, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan putranya meraih gelar juara. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Alfaradu karena merupakan titel internasional pertama yang diraih pada nomor tunggal.
“Alhamdulillah Alfa bisa menjuarai turnamen ini. Ini tentunya menjadi motivasi dan cambuk agar ke depannya bisa lebih baik lagi,” katanya.
Keberhasilan Alfaradu diharapkan mampu menjadi suntikan semangat bagi perkembangan olahraga tenis di Kalimantan Selatan. Dengan usia yang masih muda, ia dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi melalui pembinaan serta latihan yang berkelanjutan.
Muhammad Alfaradu Sumirat kini tercatat sebagai siswa kelas XII SMA Villa Mas, Jakarta. Sebelum melanjutkan pendidikan di ibu kota, ia merupakan siswa SMAN 1 Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. (MGS)










Komentar