BANJARMASIN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) Bola Basket 2027. Rencana tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam rapat pengurus yang digelar di Gedung Batas Kota, Kabupaten Banjar, Rabu (5/8/2026).
Ketua Perbasi Kalsel, M. Syaripuddin atau Bang Dhin, mengatakan rapat pengurus membahas tiga agenda strategis, yakni persiapan pelantikan dan pengukuhan kepengurusan, pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menyusun program kerja, serta langkah pengajuan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Pra-PON Basket 2027 yang dibarengi dengan penyusunan kerangka tim Pra-PON.
“Ketiga agenda tersebut menjadi fokus pembahasan karena saling berkaitan dengan upaya meningkatkan prestasi sekaligus pengembangan organisasi bola basket di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Bang Dhin menjelaskan, wacana mengajukan Kalimantan Selatan sebagai penyelenggara Pra-PON muncul setelah dirinya berdiskusi dengan Koordinator Wilayah Perbasi. Usulan tersebut kemudian dibawa ke forum pengurus dan mendapat dukungan penuh.
“Setelah kami komunikasikan kepada seluruh pengurus, responsnya sangat positif. Semuanya menyatakan siap apabila Kalimantan Selatan dipercaya menjadi tuan rumah,” katanya.
Apabila pengajuan tersebut disetujui, Kalimantan Selatan akan menjadi lokasi pertandingan bagi enam provinsi yang tergabung dalam wilayah Kalimantan dan Bali. Menurut Bang Dhin, kesempatan itu akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan olahraga bola basket di daerah.
Selain meningkatkan gairah kompetisi, penyelenggaraan Pra-PON dinilai dapat mendorong peningkatan sarana dan prasarana olahraga, khususnya pembangunan lapangan basket berstandar internasional.
Ia menuturkan, salah satu fasilitas yang dibutuhkan adalah lapangan portable berstandar Federasi Bola Basket Internasional (FIBA). Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan saat pelaksanaan Pra-PON, tetapi juga menjadi aset jangka panjang untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kejuaraan nasional.
“Dengan memiliki lapangan portable berstandar FIBA, Kalimantan Selatan memiliki peluang lebih besar menjadi tuan rumah berbagai event basket nasional, bahkan kompetisi level Indonesian Basketball League (IBL),” jelasnya.
Bang Dhin menambahkan, pengajuan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah telah disampaikan kepada DPP Perbasi, baik secara tertulis maupun lisan. Meski harus bersaing dengan Bali yang juga mengajukan diri, pihaknya optimistis Kalimantan Selatan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.
“Kami berharap seluruh kontingen yang datang dapat merasakan kenyamanan selama berada di Kalimantan Selatan sehingga penyelenggaraan Pra-PON berjalan sukses,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Perbasi Kalsel juga memastikan program Perbasi Goes to School tetap menjadi salah satu prioritas pembinaan. Program tersebut akan diperluas ke sekolah-sekolah di berbagai kabupaten dan kota, khususnya yang telah memiliki kegiatan ekstrakurikuler bola basket, sebagai upaya menjaring sekaligus membina atlet usia dini secara berkelanjutan. (MGS)










Komentar