BANJARMASIN — Gubernur Cup Minisoccer Open Tournament 2026 resmi bergulir di Lapangan Minisoccer SKB Mulawarman, Kalimantan Selatan. Turnamen ini dibuka secara resmi melalui tendangan pertama oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, Kamis (27/8/2026).
Ajang olahraga tersebut diikuti sebanyak 32 tim kategori umum dan 29 tim yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin mengatakan, turnamen tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana menjaring potensi atlet sepak bola mini di Kalimantan Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mudah-mudahan dari turnamen ini akan lahir atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Selatan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hafiz, mengatakan keterlibatan OPD dalam turnamen tersebut menjadi salah satu upaya mendorong aparatur pemerintah agar tetap aktif berolahraga di tengah padatnya aktivitas pekerjaan.
Menurutnya, kesibukan pekerjaan kerap membuat sebagian aparatur memiliki keterbatasan waktu untuk berolahraga. Karena itu, kegiatan olahraga bersama diharapkan dapat menjadi stimulus untuk menjaga kebugaran dan kesehatan.
“Teman-teman di SKPD hampir tidak memiliki waktu untuk berolahraga. Di tengah kondisi itu, kami mencoba merangsang dengan membuat kegiatan agar teman-teman tetap bugar,” katanya.
Ketua KSMI Kalsel, H. Rahman, menambahkan, antusiasme peserta pada turnamen tahun ini cukup tinggi. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, turnamen kali ini dikhususkan bagi tim dari Kalimantan Selatan.
“Antusiasmenya cukup tinggi, mungkin karena ini khusus Kalsel. Kalau tahun lalu, kami membuka peserta dari luar daerah, seperti Makassar,” ungkapnya.
Gubernur Cup Minisoccer Open Tournament 2026 diharapkan dapat menjadi agenda olahraga yang tidak hanya mempererat silaturahmi antarpeserta, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat sekaligus menemukan bibit-bibit potensial olahraga di Kalimantan Selatan. (MGS)










Komentar