BANJARMASIN – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan kembali menyumbangkan atlet terbaiknya untuk memperkuat kontingen Indonesia pada ajang Asian Para Games 2026. Sebanyak empat atlet asal Banua dipanggil mengikuti program pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai bagian dari persiapan menghadapi pesta olahraga disabilitas terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18–24 Oktober 2026.
Keempat atlet tersebut berasal dari empat cabang olahraga, yakni Riyanti Ananda (para panahan), Anshari (para atletik), Rahman (para voli), dan Nor Jannah (para menembak). Mereka diproyeksikan menjadi bagian dari skuad Indonesia setelah dinilai memiliki prestasi dan kemampuan yang mampu bersaing di level internasional.
Ketua NPCI Kalimantan Selatan, Sumansyah, mengatakan pemanggilan empat atlet tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet disabilitas di Kalimantan Selatan yang terus berkembang. Menurutnya, peluang para atlet untuk meraih medali di Asian Para Games cukup terbuka apabila persiapan dapat dijalani secara maksimal.
“Insyaallah peluang mereka untuk meraih medali ada. Yang terpenting saat ini adalah menjaga kondisi, disiplin menjalani program latihan, dan memaksimalkan seluruh persiapan yang telah disusun tim pelatih,” ujarnya.
Salah seorang atlet para panahan, Riyanti Ananda, mengaku telah menjalani latihan secara intensif sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Para Games. Ia menegaskan seluruh persiapan dilakukan semaksimal mungkin agar dapat memberikan penampilan terbaik saat berlaga nanti.
“Saya masih terus menjalani latihan dan menyiapkan diri semaksimal mungkin untuk memberikan hasil terbaik. Target saya tentu meraih medali, tetapi untuk mencapainya saya harus terus berlatih dengan maksimal,” kata Riyanti.
Sebelumnya, pada awal 2026, sebanyak 16 atlet NPCI Kalimantan Selatan juga dipercaya memperkuat kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games di Thailand. Capaian tersebut semakin mempertegas kontribusi Kalimantan Selatan sebagai salah satu daerah penyumbang atlet disabilitas berprestasi bagi tim nasional Indonesia. (MGS)










Komentar