Bangkit dari Polemik KKO, Aziz Persembahkan Emas untuk Kalsel di Kejurnas Sambo

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PRESTASI - Aziz (podium pertama) saat menerima medali pada Kejurnas Piala Gubernur Sumsel. (Foto: dok Persambi)

PRESTASI - Aziz (podium pertama) saat menerima medali pada Kejurnas Piala Gubernur Sumsel. (Foto: dok Persambi)

BANJARMASIN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Sambo Kalimantan Selatan pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Junior Piala Gubernur Sumatera Selatan 2026 yang berlangsung di PS Mall, Palembang, pada 24–27 Juli 2026.

Kontingen Kalimantan Selatan berhasil membawa pulang enam medali yang terdiri atas empat emas, satu perak, dan satu perunggu.

Salah satu penyumbang medali emas adalah Muhammad Aziz Arrasyidi, yang tampil sebagai juara di kelas +58 kilogram sport. Aziz merupakan siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMAN 2 Banjarmasin yang belakangan menjadi perhatian publik menyusul polemik 12 siswa KKO yang sempat dinyatakan tidak naik kelas.

Meski akhirnya seluruh siswa KKO tersebut diputuskan naik kelas setelah adanya evaluasi dan kebijakan dari pihak terkait, Aziz membuktikan bahwa dirinya mampu mengukir prestasi di tingkat nasional. Raihan medali emas itu menjadi bukti bahwa pembinaan atlet tetap berjalan optimal di tengah situasi yang sempat memengaruhi kondisi psikologis para atlet.

Aziz mengaku bangga dapat mengharumkan nama Kalimantan Selatan sekaligus sekolahnya melalui cabang olahraga Sambo. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan capaian yang telah diraih.

“Menjadi siswa KKO merupakan kebanggaan bagi saya. Prestasi ini akan menjadi motivasi agar saya terus berlatih dan meraih hasil yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain Aziz, tiga medali emas lainnya dipersembahkan oleh Muhammad Fadhil di kelas 53 kilogram sport, Hannie Puspita di kelas +45 kilogram sport, dan Khalifa Azzahra di kelas 47 kilogram sport.

Sementara itu, medali perak diraih Nabila Maharani di kelas 59 kilogram sport. Adapun medali perunggu dipersembahkan Shaika Mulia pada kelas 54 kilogram sport.

Pelatih Sambo Kalimantan Selatan, Ricky Fajar Adi Putra, mengatakan hasil tersebut menjadi indikator keberhasilan program latihan yang selama ini dijalani para atlet di bawah pembinaan Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (SPOBDA) Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan.

“Kejuaraan ini menjadi tolak ukur hasil latihan atlet selama ini di bawah program pembinaan SPOBDA Dispora Kalimantan Selatan. Secara umum kami bersyukur karena para atlet mampu menunjukkan perkembangan yang baik dan berhasil meraih hasil sesuai target,” katanya.

Kepala Dispora Kalimantan Selatan, Pebriadin Hafiz, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan para atlet menjadi bukti bahwa mereka mampu tetap fokus bertanding meski sempat menghadapi persoalan di luar arena olahraga.

“Alhamdulillah, walaupun ada sedikit persoalan yang sempat mengganggu mental dan pikiran mereka, pelatih serta ofisial mampu memberikan pendampingan sehingga mental bertanding para atlet tetap terjaga. Mungkin mereka juga yakin akan ada kebijakan dari Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan terkait nasib mereka, sehingga tetap bisa fokus memberikan prestasi terbaik untuk daerah,” ujar Pebriadin.

Prestasi ini diharapkan menjadi modal penting bagi pembinaan atlet Sambo Kalimantan Selatan menuju kejuaraan-kejuaraan nasional berikutnya, sekaligus membuktikan bahwa program pembinaan atlet muda yang dijalankan Dispora Kalimantan Selatan terus menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional. (MGS)

Baca Juga:  18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON
Follow WhatsApp Channel kalselsport.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPTI Banjarmasin Bangkit, Bidik Bibit Atlet Muda dari Klub hingga Sekolah
Gubernur Cup Minisoccer 2026 Dorong Budaya Olahraga di Kalsel
18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON
Turnamen Tenis Meja Terbuka ke-6 DPRD Kalsel Diikuti Ratusan Peserta
Geliat Sambo Banjarmasin: 60 Peserta Cilik Unjuk Gigi di Wali Kota Cup

Tumbuhkan Gaya Hidup Sehat, 17 SKPD Semarakkan Mini Soccer Harjad 500 Banjarmasin

Peparda 2026 Kalsel Seleksi Atlet Panahan dan Tolak Peluru untuk Persiapan Peparnas
Pobsi Kalsel Kirim 12 Atlet Terbaik ke Kejurnas Biliar di Jakarta, Bidik Juara Umum
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:31 WITA

FPTI Banjarmasin Bangkit, Bidik Bibit Atlet Muda dari Klub hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WITA

Gubernur Cup Minisoccer 2026 Dorong Budaya Olahraga di Kalsel

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:17 WITA

18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:18 WITA

Turnamen Tenis Meja Terbuka ke-6 DPRD Kalsel Diikuti Ratusan Peserta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:39 WITA

Tumbuhkan Gaya Hidup Sehat, 17 SKPD Semarakkan Mini Soccer Harjad 500 Banjarmasin

Berita Terbaru

FOKUS - Peserta seleksi BK PON saat menjalankan strategi. (Foto: istimewa)

Daerah

18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON

Rabu, 26 Agu 2026 - 15:17 WITA