BANJARMASIN – PS Barito Putera terus memantapkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Championship Indonesia musim 2026/2027. Langkah terbaru dilakukan dengan meresmikan jajaran tim kepelatihan dan sejumlah pemain melalui penandatanganan kontrak di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.
Momentum bertajuk “Silaturahmi Keluarga Barito Putera” tersebut menjadi bagian dari persiapan Laskar Antasari membangun skuad yang lebih solid untuk menghadapi persaingan musim baru sekaligus mewujudkan target kembali ke Liga 1.
Kegiatan itu dihadiri jajaran manajemen, pemain, tim pelatih, alim ulama, pengamat sepak bola Banua hingga perwakilan suporter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Barito Putera Perkuat Jajaran Kepelatihan
Untuk menghadapi Liga 2 2026/2027, Barito Putera memperkenalkan jajaran tim kepelatihan yang akan menangani skuad Laskar Antasari.
Hendri Susilo dipercaya sebagai pelatih kepala dengan dukungan Insan Ali sebagai asisten pelatih. Sementara Miftahul Hadi mengisi posisi pelatih kiper dan Yulian Syahreva dipercaya sebagai pelatih fisik.
Manajemen juga menunjuk Frans Sinatra Huwae sebagai Direktur Teknik untuk membantu menyusun dan mengembangkan kebutuhan teknis tim.
Kehadiran jajaran kepelatihan tersebut menjadi bagian penting dari langkah Barito Putera dalam mempersiapkan tim sebelum kompetisi resmi bergulir.
Sejumlah Pemain Resmi Perkuat Laskar Antasari
Selain memperkenalkan tim pelatih, Barito Putera juga meresmikan sejumlah pemain yang akan menjadi bagian dari skuad musim 2026/2027.
Nama-nama tersebut yakni Nor Halid, Muhammad Nur Hasnuryadi, Muhammad Hidayat dan Riki Pambudi yang menempati posisi penjaga gawang.
Sementara di sektor pemain lainnya terdapat Muhammad Dwi Rafiangga, Nugroho Santoso, Gustur Cahyo Putro, Rahmat Nicko dan Dendi Agustan.
Penandatanganan kontrak tersebut menjadi langkah lanjutan manajemen dalam mematangkan komposisi skuad Barito Putera sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 Championship Indonesia.
Barito Putera Targetkan Kembali ke Liga 1
Owner Barito Putera sekaligus Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penandatanganan kontrak.
Menurutnya, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pemain baru, pemain yang bertahan, hingga pemain yang sebelumnya pernah memperkuat Laskar Antasari.
“Malam hari ini adalah silaturahmi. Kita ingin memperkenalkan pemain-pemain yang baru, pemain lama yang bertahan, ataupun pemain yang sudah pernah bersama kita sejak zaman dulu,” katanya.
Hasnuryadi berharap dukungan dan arahan dari berbagai pihak terus mengalir agar Barito Putera mampu meningkatkan prestasi dan membawa kebanggaan bagi masyarakat Banua.
“Kami memohon bimbingan dan arahannya. Semoga kita bisa lebih berprestasi lagi, mengangkat dan membahagiakan masyarakat Banua Kalimantan Selatan melalui Barito Putera,” tuturnya.
Menurut Hasnuryadi, Barito Putera bukan milik kelompok atau golongan tertentu, melainkan bagian dari masyarakat Kalimantan Selatan.
“Ini bukan milik satu atau dua orang atau golongan. Barito Putera adalah milik masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” tegasnya.
Ia pun berharap Laskar Antasari mampu kembali memberikan prestasi terbaik bagi masyarakat Banua.
“Mudah-mudahan di bawah arahan dan bimbingan Pak Gubernur, kita bisa membahagiakan dan memberikan kebanggaan kepada masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” tuturnya.
Dengan rampungnya penandatanganan kontrak pemain dan jajaran kepelatihan, Barito Putera kini mulai memasuki tahap pemantapan skuad untuk menghadapi Liga 2 Championship Indonesia 2026/2027.
Manajemen bersama tim pelatih selanjutnya akan memaksimalkan persiapan agar Laskar Antasari mampu bersaing sejak awal kompetisi dan mewujudkan target kembali ke Liga 1. (alth)










Komentar