BANJARMASIN, – PS Barito Putera harus mengakui keunggulan Isen Mulang Kalteng FC dengan skor 1-2 dalam laga uji coba jelang bergulirnya Championship 2026/2027 Liga 2 Indonesia.
Bermain di Stadion 17 Mei Banjarmasin, laga uji coba ini menjadi bagian dari persiapan Laskar Antasari untuk mematangkan komposisi pemain, membangun kekompakan tim, sekaligus mengevaluasi permainan sebelum menghadapi kompetisi resmi.
Pertandingan tersebut juga mendapat perhatian dari para suporter setia Barito Putera yang hadir langsung memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masyarakat Banua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Barito Putera Kebobolan Gol Cepat
Barito Putera justru mendapat kejutan saat pertandingan baru berjalan kurang dari satu menit. Gelandang Isen Mulang Kalteng FC, Makan Konate, mampu memanfaatkan peluang di depan gawang untuk membuka keunggulan tim tamu.
Gol cepat tersebut membuat Isen Mulang Kalteng FC langsung unggul 1-0 atas Barito Putera.
Keunggulan tersebut membuat Laskar Tambun Bungai tampil lebih percaya diri. Mereka mampu memberikan tekanan sekaligus menguasai sejumlah momen permainan pada babak pertama.
Rizky Pora dan kawan-kawan pun lebih banyak mendapat tekanan. Beberapa upaya Barito Putera untuk membangun serangan belum mampu membongkar pertahanan rapat Isen Mulang Kalteng FC.
Hingga babak pertama berakhir, skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan.
Isen Mulang Tambah Keunggulan Lewat Bola Mati
Memasuki babak kedua, Barito Putera berusaha mengambil inisiatif permainan. Laskar Antasari meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyeimbang.
Namun, saat Barito Putera berusaha mengejar ketertinggalan, Isen Mulang Kalteng FC justru kembali menemukan celah melalui situasi bola mati.
Pada menit ke-51, Douglas Cruz berhasil menyambut umpan sepak pojok dengan sundulan yang mengarah ke gawang Barito Putera.
Bola tersebut gagal dihentikan dan membuat Isen Mulang Kalteng FC menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Dalam kondisi tertinggal dua gol, Barito Putera kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain. Perubahan tersebut membuat permainan Laskar Antasari perlahan menjadi lebih agresif.
Bagus Kahfi Perkecil Ketertinggalan
Barito Putera mulai lebih sering menekan pertahanan tim tamu. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir dan penampilan penjaga gawang Isen Mulang Kalteng FC membuat beberapa peluang tersebut belum menghasilkan gol.
Upaya Laskar Antasari akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87.
Bagus Kahfi berhasil memperkecil ketertinggalan melalui tendangan bebas yang dieksekusinya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-2 dan membuat Barito Putera semakin bersemangat mencari gol penyama kedudukan.
Pada sisa pertandingan, Laskar Antasari terus meningkatkan tekanan. Serangan demi serangan dilancarkan untuk mencetak gol kedua.
Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, Barito Putera gagal menambah gol.
Isen Mulang Kalteng FC pun menutup laga uji coba dengan kemenangan 2-1 atas Barito Putera.
Jadi Evaluasi Barito Putera Jelang Liga 2 2026/2027
Kekalahan dalam laga uji coba ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Barito Putera sebelum memasuki persaingan Championship 2026/2027 Liga 2 Indonesia.
Gol cepat dan kelemahan dalam mengantisipasi bola mati menjadi beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian. Di sisi lain, respons para pemain setelah tertinggal dua gol juga menunjukkan semangat untuk terus mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir.
Hasil pertandingan ini sekaligus memberikan kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat lebih jauh kesiapan pemain, efektivitas komposisi tim, serta sejumlah aspek permainan yang masih perlu dibenahi.
Dengan kompetisi resmi yang semakin dekat, Barito Putera masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi dan pematangan skuad. Laskar Antasari diharapkan mampu menjadikan laga uji coba ini sebagai pelajaran penting agar tampil lebih siap saat memasuki persaingan Liga 2 2026/2027. (alth)










Komentar