JAKARTA – Kontingen Kalimantan Selatan (Kalsel) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang 3rd Pari Sakti International Diving Competition 2026 yang berlangsung di GBK Aquatic Stadium, Senayan, Jakarta, pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026. Para atlet loncat indah Banua berhasil mengoleksi total 14 medali, terdiri atas 4 emas, 9 perak, dan 1 perunggu.
Kabupaten Tapin menjadi penyumbang medali terbanyak untuk Kalsel dengan raihan 3 emas dan 1 perak. Sementara Kabupaten Tabalong menyumbangkan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu, Kabupaten Tanah Laut meraih 2 medali perak, serta Kota Banjarmasin menyumbangkan 5 medali perak.
Empat medali emas Kalsel masing-masing dipersembahkan oleh Ziyad Abqari Rajendra pada nomor 3 meter Novice B Boys Group 1 dan 1 meter Novice B Boys Group 2, Navaro Arfan Wibowo pada nomor 3 meter Novice B Boys Group 2, serta Muhammad Ilham pada nomor 1 meter Group A Boys.
Selain medali emas, sejumlah atlet juga tampil gemilang dengan meraih medali perak. Atlet muda Muhammad Rayyan Fatthian berhasil mencatatkan debut impresif dengan menyabet dua medali perak pada nomor 1 Meter Novice C Boys Group 2 dan Poolside Novice C Boys Group 2.
Atlet putri Siti Kinasih turut menyumbangkan tiga medali perak melalui nomor 1 Meter Open Women, 3 Meter Open Women, dan Menara Open Women. Sementara itu, Muhammad Ilham kembali menambah koleksi medali dengan meraih perak pada nomor 3 Meter Group A Boys.
Medali perak lainnya dipersembahkan oleh Polina Rizky Amalia pada nomor 5 Meter Novice A Girls Group 2 serta Navaro Arfan Wibowo pada nomor 1 Meter Novice B Boys Group 2.
Pelatih tim loncat indah Kalsel, Dwi Mariastuti, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat internasional. Menurutnya, hasil yang diraih menjadi bukti bahwa pembinaan atlet loncat indah di daerah mulai menunjukkan perkembangan yang positif.
“Alhamdulillah, para atlet mampu tampil maksimal dan memberikan hasil yang membanggakan bagi Kalimantan Selatan. Raihan medali ini merupakan buah dari latihan yang konsisten serta kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan berbagai pihak,” ujarnya.
Dwi menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding, sehingga mampu bersaing pada kejuaraan nasional maupun internasional yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Masih banyak hal yang perlu dievaluasi dan ditingkatkan. Namun hasil ini menjadi modal yang sangat baik untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Kami optimistis atlet-atlet Kalsel memiliki potensi besar untuk terus berprestasi,” katanya.
Kejuaraan 3rd Pari Sakti International Diving Competition 2026 diikuti oleh atlet-atlet loncat indah dari berbagai daerah dan negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, serta Sabah sehingga menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan serta menambah pengalaman bertanding para atlet muda Indonesia. (MGS)










Komentar