Debut Membanggakan, Shokaido South Borneo Finis Empat Besar dengan 17 Medali

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BERPRESTASI - Tim Shokaido Kalsel berfoto bersama. (Foto: istimewa)

BERPRESTASI - Tim Shokaido Kalsel berfoto bersama. (Foto: istimewa)



BANJARMASIN – Perguruan Karate Shokaido South Borneo Kalimantan Selatan mengawali kiprahnya di ajang Shukaido Borneo 2 dengan hasil menggembirakan. Pada penampilan perdana setelah bergabung dengan FORKI Kalimantan Selatan, perguruan tersebut berhasil mengamankan 17 medali sekaligus menempati peringkat keempat pada klasemen akhir kejuaraan yang berlangsung di GOR Hasanudin Banjarmasin, Minggu (12/7/2026) malam.


Kontingen Shokaido South Borneo menutup kejuaraan dengan raihan lima medali emas, dua medali perak, dan 10 medali perunggu. Lima keping emas dipersembahkan Dhesta Putra pada nomor Kumite -63 kilogram Cadet Putra, Felisa (Kumite +61 kilogram Cadet Putri), Aura Lina (Kumite -66 kilogram Junior Putri), Rizky AP (Kumite -76 kilogram Junior Putra), serta Sayyid Tampan pada nomor Kata Perorangan Pra Usia Dini.


Sementara itu, dua medali perak diraih Dhani SN pada nomor Kumite -67 kilogram Senior Putra dan Rachi di nomor Kumite +25 kilogram Usia Dini Putri. Adapun 10 medali perunggu disumbangkan M. Fikri (Kata Perorangan Senior Putra), M. Rafa (Kumite -70 kilogram Cadet), Sella dan Najla (Kumite -68 kilogram Senior Putri), Rayhan (Kumite +84 kilogram Senior Putra), Fadhela (Kumite +25 kilogram Usia Dini Putri), Yasmin (Kumite -45 kilogram Pemula Putri), Rafa Nurosid (Kumite -55 kilogram Pemula Putra), Tedy CS (Kata Beregu Putra), serta Nisa (Kumite +68 kilogram Senior Putri).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Ketua Keluarga Sabuk Hitam Shokaido South Borneo Kalimantan Selatan, Sayyid M. Yusfiansyah Al Azhmatkhan, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para atlet. Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal positif bagi perguruan yang baru enam bulan berdiri dan baru pertama kali tampil sebagai bagian dari FORKI Kalimantan Selatan.


“Ini merupakan kejuaraan pertama kami setelah resmi bergabung dengan FORKI Kalimantan Selatan. Hasil ini tentu sangat membanggakan karena kami mampu bersaing dan finis di posisi empat besar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Shokaido South Borneo menurunkan sekitar 70 karateka, dengan komposisi sekitar 60 persen merupakan atlet pemula yang masih berada pada tingkat sabuk kuning, hijau, dan biru. Sementara sisanya merupakan atlet sabuk hitam atau karateka yang telah memiliki pengalaman mengikuti berbagai kejuaraan.
Menurut Yusfiansyah, keberhasilan tersebut menunjukkan proses pembinaan yang dijalankan mulai membuahkan hasil. Bahkan, peluang menambah perolehan medali dinilai masih terbuka apabila seluruh nomor pertandingan dapat diikuti. Namun, timnya terkendala pada proses pendaftaran daring sehingga tidak bisa menurunkan atlet di beberapa nomor, khususnya kata dan kumite beregu.

Baca Juga:  Empat Paralimpian Kalsel Diproyeksikan Tampil di Asian Para Games Jepang


Ke depan, Shokaido South Borneo akan terus mengintensifkan pembinaan atlet melalui program latihan rutin. Atlet berprestasi dijadwalkan menjalani latihan empat kali dalam sepekan, sedangkan atlet pemula berlatih tiga kali setiap pekan sebagai bagian dari pembinaan berjenjang.
Yusfiansyah optimistis dalam dua tahun mendatang Shokaido South Borneo mampu berkembang menjadi salah satu perguruan karate terdepan di Kalimantan Selatan. Saat ini, organisasi tersebut telah memiliki kepengurusan di 10 kabupaten/kota dengan jumlah anggota yang mendekati 2.000 orang.


Ia juga berharap pemerintah tetap memberikan dukungan terhadap pembinaan cabang olahraga karate, terutama setelah karate tidak lagi masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menurutnya, perhatian terhadap pembinaan atlet sangat diperlukan agar karateka daerah tetap memiliki kesempatan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.


Selain itu, ia mengungkapkan tiga atlet Shokaido South Borneo berpeluang memperkuat Indonesia pada Kejuaraan Dunia Karate di Turki setelah sebelumnya mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Pihaknya berharap seluruh persyaratan dapat dipenuhi sehingga ketiga atlet tersebut mampu tampil membawa nama bangsa di ajang dunia. (MGS)

Follow WhatsApp Channel kalselsport.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPTI Banjarmasin Bangkit, Bidik Bibit Atlet Muda dari Klub hingga Sekolah
Gubernur Cup Minisoccer 2026 Dorong Budaya Olahraga di Kalsel
18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON
Turnamen Tenis Meja Terbuka ke-6 DPRD Kalsel Diikuti Ratusan Peserta
Geliat Sambo Banjarmasin: 60 Peserta Cilik Unjuk Gigi di Wali Kota Cup

Tumbuhkan Gaya Hidup Sehat, 17 SKPD Semarakkan Mini Soccer Harjad 500 Banjarmasin

Peparda 2026 Kalsel Seleksi Atlet Panahan dan Tolak Peluru untuk Persiapan Peparnas
Pobsi Kalsel Kirim 12 Atlet Terbaik ke Kejurnas Biliar di Jakarta, Bidik Juara Umum
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:31 WITA

FPTI Banjarmasin Bangkit, Bidik Bibit Atlet Muda dari Klub hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WITA

Gubernur Cup Minisoccer 2026 Dorong Budaya Olahraga di Kalsel

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:17 WITA

18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:18 WITA

Turnamen Tenis Meja Terbuka ke-6 DPRD Kalsel Diikuti Ratusan Peserta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:39 WITA

Tumbuhkan Gaya Hidup Sehat, 17 SKPD Semarakkan Mini Soccer Harjad 500 Banjarmasin

Berita Terbaru

FOKUS - Peserta seleksi BK PON saat menjalankan strategi. (Foto: istimewa)

Daerah

18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON

Rabu, 26 Agu 2026 - 15:17 WITA