NPCI Kalsel Perkuat Edukasi Pencegahan Doping Melalui Program HaloAtlet 2.0

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SOSIALISASI - Kegiatan implementasi media digital untuk edukasi pencegahan doping atlet. (Foto: NPCI Kalsel)

SOSIALISASI - Kegiatan implementasi media digital untuk edukasi pencegahan doping atlet. (Foto: NPCI Kalsel)

BANJARBARU – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan edukasi pencegahan penggunaan doping bagi atlet disabilitas melalui program Redesign dan Implementasi Media Digital “HaloAtlet 2.0”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kompleks Sekretariat NPCI Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (20/7/2026).

Program ini diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri atas 20 atlet NPCI Kalimantan Selatan dari cabang olahraga atletik, tolak lempar, panahan, menembak, dan balap sepeda. Selain itu, kegiatan juga dihadiri 10 peserta lainnya yang terdiri dari tujuh pelatih serta tiga orang pengurus NPCI Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber, dosen dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Jawa Tengah yang juga merupakan pelatih balap sepeda NPC Indonesia. Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya penggunaan doping, aturan antidoping, serta pentingnya menjaga integritas dan sportivitas dalam dunia olahraga prestasi.

Ketua NPCI Kalimantan Selatan, Sumansyah, mengatakan edukasi antidoping menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet paralimpik. Menurutnya, pemahaman sejak dini mengenai larangan penggunaan doping akan membentuk karakter atlet yang menjunjung tinggi nilai-nilai fair play sekaligus melindungi mereka dari pelanggaran yang dapat merugikan karier olahraga.

“Kami berharap seluruh atlet NPCI Kalimantan Selatan memiliki pemahaman yang baik mengenai bahaya doping sehingga tidak terjerumus menggunakan obat-obatan atau zat terlarang yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama daerah. Prestasi harus diraih melalui latihan yang disiplin, kerja keras, dan kemampuan yang dimiliki atlet,” ujar Sumansyah.

Ia menambahkan, kehadiran program HaloAtlet 2.0 diharapkan mampu meningkatkan literasi digital para atlet terkait informasi antidoping, sehingga mereka dapat mengenali jenis-jenis zat yang dilarang, memahami risiko penggunaannya, serta lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat maupun suplemen.

Melalui kegiatan tersebut, NPCI Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya lingkungan olahraga yang bersih dari doping sekaligus mempersiapkan atlet-atlet paralimpik yang berprestasi dengan tetap menjunjung tinggi etika dan aturan olahraga. (MGS)

Baca Juga:  Kalsel Kirim Tujuh Lifter ke Kejurnas Angkat Besi Youth dan Junior 2026 di Semarang
Follow WhatsApp Channel kalselsport.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPTI Banjarmasin Bangkit, Bidik Bibit Atlet Muda dari Klub hingga Sekolah
Gubernur Cup Minisoccer 2026 Dorong Budaya Olahraga di Kalsel
18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON
Turnamen Tenis Meja Terbuka ke-6 DPRD Kalsel Diikuti Ratusan Peserta
Geliat Sambo Banjarmasin: 60 Peserta Cilik Unjuk Gigi di Wali Kota Cup

Tumbuhkan Gaya Hidup Sehat, 17 SKPD Semarakkan Mini Soccer Harjad 500 Banjarmasin

Peparda 2026 Kalsel Seleksi Atlet Panahan dan Tolak Peluru untuk Persiapan Peparnas
Pobsi Kalsel Kirim 12 Atlet Terbaik ke Kejurnas Biliar di Jakarta, Bidik Juara Umum
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:31 WITA

FPTI Banjarmasin Bangkit, Bidik Bibit Atlet Muda dari Klub hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WITA

Gubernur Cup Minisoccer 2026 Dorong Budaya Olahraga di Kalsel

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:17 WITA

18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:18 WITA

Turnamen Tenis Meja Terbuka ke-6 DPRD Kalsel Diikuti Ratusan Peserta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:39 WITA

Tumbuhkan Gaya Hidup Sehat, 17 SKPD Semarakkan Mini Soccer Harjad 500 Banjarmasin

Berita Terbaru

FOKUS - Peserta seleksi BK PON saat menjalankan strategi. (Foto: istimewa)

Daerah

18 Pecatur Kalsel Amankan Tiket ke Seleksi Akhir Pra-PON

Rabu, 26 Agu 2026 - 15:17 WITA